Latest Posts

    Sabtu, 13 Februari 2016

    Beasiswa Korea 2016 untuk S2 dan S3

    Setelah menawarkan beasiswa S1, Pemerintah Korea kembali menyediakan beasiswa S2 dan S3 2016 di Korea. Melalui Korean Government Scholarship Program (KGSP), pelamar internasional termasuk Indonesia diberi kesempatan untuk melanjutkan studi di Korea dengan biaya penuh Pemerintah Korea. Beasiswa ini memiliki kuota total 815 kursi untuk 167 negara. Indonesia kebagian sekitar 22 kursi beasiswa. 10 beasiswa di antaranya dilamar langsung melalui Kedubes Korea di Jakarta, sementara 12 beasiswa Korea sisanya diajukan melalui universitas di Korea. Bedanya, untuk 12 beasiswa Korea di universitas tidak saja bisa diikuti pelamar dari Indonesia, tapi juga Vietnam.


    Apa yang menarik dari beasiswa KGSP? Selain tentunya beasiswa penuh. Beasiswa S2 dan S3 di Korea ini menawarkan banyak pilihan universitas dan juga program yang bisa diikuti. Ada sekitar 66 universitas Korea yang menjadi pilihan. Sebut saja misalnya Ajou University, Chung-Ang University, Dongguk University, Ewha Womans University, Gwangju Institute of Science and Technology, Hankuk University of Foreign Studies, Hanyang University, Hongik University, Inha University, dan banyak lagi.


    Seperti tahun lalu, Beasiswa Pemerintah Korea 2016 menyediakan durasi selama dua tahun untuk program master plus satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 3 tahun). Sementara, beasiswa doktor diberikan selama tiga tahun dan ditambah satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 4 tahun). Biaya studi dan kursus tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Korea. Pemberian beasiswa program master di Korea dimulai 1 September 2016 – 31 Agustus 2019, sementara beasiswa S3 dimulai 1 September 2016 – 31 Agustus 2020.


    Beasiswa yang diberikan mencakup tiket pesawat pp kelas ekonomi Indonesia-Korea, tunjangan bulanan 900.000 won (± Rp 10 juta), tunjangan penyisihan 200.000 won, tunjangan riset 210.000 won per semester untuk bidang ilmu sosial dan pengetahuan budaya, serta 240.000 won per semester untuk bidang sains, teknologi, dan teknik.


    Selain itu, biaya kursus penuh dan tanggungan penuh biaya kuliah, biaya cetak tesis/disertasi sekitar 500.000 - 800.000 won, asuransi kesehatan 20.000 won per bulan, serta pendanaan khusus jika Anda memiliki kemampuan bahasa Korea dengan skor tes TOPIK 5 atau 6. Dana khusus ini diberikan 100.000 won per bulan. Bukan itu saja, bagi penerima beasiswa yang telah merampungkan studi mereka dan kembali ke negara asal akan diberikan hibah sebesar 200.000 won.


    Persyaratan:
    1. Pelamar dan orang tua bukan warganegara Korea
    2. Sehat jasmani dan rohani
    3. Berusia di bawah 40 tahun pada 1 September 2016 (lahir setelah 1 September 1976)
    4. Pelamar memegang gelar sarjana atau master selambatnya 31 Agustus 2016
    5. IPK paling rendah 2.64 pada skala 4.0, 2.80 untuk skala 4.3, dan 2.91 pada skala 4.5.
    6. Pelamar yang memiliki kemampuan bahasa Korea atau Inggris bisa diberikan prioritas
    7. Pelamar yang mendaftar pada bidang sains, teknologi, dan teknik bisa memperoleh prioritas
    8. Pelamar yang merupakan staf fakultas dari negara berkembang bisa mendapat prioritas
    9. Mereka yang telah mengundurkan dari beasiswa setelah terpilih sebagai penerima KGSP tahun-tahun sebelumnya TIDAK berhak mengajukan permohonan.


    Ctt: Beasiswa tidak berlaku bagi mereka yang sebelumnya sudah pernah menjalankan studi atau kuliah di universitas Korea.


    Dokumen aplikasi:
    Image: www.studyinkorea.go.kr



    Pendaftaran:
    Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan. Untuk formulir, Anda dapat memperolehnya melalui Panduan Aplikasi dari Pemerintah Korea. Anda juga harus menyertakan terjemahan resmi dokumen ke dalam Bahasa Inggris atau Korea jika bahasa aslinya dalam bahasa Indonesia. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh institusi atau notaris.


    Pendaftaran melalui Kedubes Korea:
    Buat 1 rangkap untuk dokumen asli (legalisir) dan 3 rangkap berupa fotokopi biasa. Masukkan dokumen asli dalam amplop terpisah. Lalu kirim via pos ke:


    Kedutaan Besar Korea,
    Jl. Gatot Subroto Kav. 57
    Jakarta 12950


    *Tuliskan pada amplop: KGSP


    Pelamar dapat memilih 3 universitas jika melamar melalui Kedubes Korea ini. Batas akhir pendaftaran 4 Maret 2016. Kontak: 021-2967-2555 (08.30 – 16.30).


    Pendaftaran melalui Universitas:
    Siapkan 1 rangkap dokumen aplikasi asli (legalisir), kemudian kirimkan ke satu universitas Korea yang dilamar. Daftar universitas Korea tertera di pedoman aplikasi. Anda bisa menghubungi langsung universitas bersangkutan atau mengecek ke website universitas untuk pengajuan beasiswa KGSP 2016 program S2 dan S3. Namun deadline pendaftaran masih di bulan Maret

    - See more at: http://www.beasiswapascasarjana.com/2016/02/beasiswa-korea-2016-untuk-s2-dan-s3.html?utm_source=feedburner&utm_medium=email&utm_campaign=Feed%3A+beasiswapascasarjana%2FbPcI+%28Beasiswa+Pascasarjana%29#sthash.8Omzrbwn.dpuf
    more »

    Kamis, 11 Februari 2016

    (Beasiswa) BANTUAN PENINGKATAN KUALIFIKASI AKADEMIK S-2 BAGI GURU PENDIDIKAN DASAR TAHUN 2016


    Unesa baru saja mengupload sebuah surat pengumuman "bantuan kualifikasi akademik s2 untuk guru pendidikan dasar (Guru SD, SDLB, SMP, dan SMPLB). informasi yang diupload, diakui oleh UNESA memang mendahului pengumuman reski dari Dirjen Pembinaan GTK, namun karena yang memposting berita ini adalah UNESA, maka informasi beasiswa ini bisa dikatakan 99% valid.

    nampaknya tidak ada perbedaan yang signifikan antara syarat dan kelengkapan berkas beasiswa tahun ini dan tahun sebelumnya. mengaku pada surat yang diupload oleh UNESA syarat dan kelengkapan berkas yang harus disiapkan adalah :

    A. Persyaratan
    1. Guru dikdas yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau  guru tetap yayasan.
    2. Berusia maksimal 37 tahun pada saat penutupan pendaftaran yang dibuktikan dengan fotocopy kartu tanda penduduk.
    3. Lulusan jenjang sarjana (S-1) dari program studi yang relevan dan terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi  (BAN-PT).
    4. IPK minimal 2,75 (dalam skala nilai 0-4) yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip  nilai yang  dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
    5. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 (dua) tahun yang dibuktikan dengan fotokopi SK  pengangkatan pertama yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
    6. Memperoleh izin untuk mengikuti program peningkatan kualifikasi akademik S-2, dibuktikan dengan Surat Tugas Belajar dari pejabat berwenang.
    7. Sanggup dan bersedia mengikuti studi di PTP yang ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar,  Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud, yakni Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan menandatangani surat pernyataan bermaterai.

    B. Pendaftaran Calon Peserta
    Pendaftaran calon peserta dilakukan dengan mengirimkan berkas secara langsung, dengan melampirkan berkas-berkas sbb :
    1. Surat permohonan bantuan peningkatan kualifikasi akademik S-2 (diketahui atasan langsung dan dinas pendidikan kabupaten/kota) kepada Direktur Pembinaan Guru Dikdas.
    2. Surat rekomendasi dari dinas pendidikan kabupaten/kota setempat.
    3. Surat pernyataan kesanggupan studi S-2 di Perguruan Tinggi Penyelenggara, yakni: Unesa, UM, UNY, dan UPI.
    4. Surat keterangan sehat dari dokter.
    5. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
    6. Pas poto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar.
    7. Daftar riwayat hidup.
    8. Fotocopy ijazah yang telah dilegalisasi (dengan cap basah).
    9. Fotocopy KTP.
    10. Fotocopy NPWP.
    11. Fotocopy SK pengangkatan pertama.

    berkas dibuat satu bundle dikirim ke  
      Subdit  PKPKK Direktorat Pembinaan Guru Dikdas, Kompleks Kemdikbud Gedung D Lantai 15, Jalan Jenderal Sudirman Senayan Jakarta. Telp./Faks (021) 57974130 

        Pada pojok kanan atas amplop pengajuan berkas ditulis “BEASISWA S-2”


    sebelum

    25 MARET 2016 (STEMPEL POS)

    ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
    Karena juknis resmi belum diupload oleh Dirjen Pembinaan PTK, maka saya berinisiatif mengupload contoh berkas yang digunakan pada tahun lalu, guna mempermudah anda yang berminat untuk mendaftar contoh berkas tersebut dapat anda download di bawah.

    Lampiran

    Surat Resmi Beasiswa GTK dari UNESA
    Surat Resmi Beasiswa GTK dari UNY
    Contoh Biodata,Surat permohonan,surat pernyataan dll


    Sumber :

    http://pasca.unesa.ac.id/detail/pengumuman
    http://gtk.kemdikbud.go.id
    more »

    Selasa, 09 Februari 2016

    Beasiswa Taiwan 2016 (S1, S2, S3)



    Kesempatan Beasiswa Taiwan 2016 kembali tersedia buat pelajar Indonesia. Pemerintah Taiwan melalui Kementerian Pendidikan (MOE) mengumumkan peluang beasiswa S1, S2, dan S3 di Taiwan tahun 2016. Beasiswa yang dikenal dengan Taiwan Scholarship Program ini menawarkan studi di universitas-universitas Taiwan, baik berbahasa pengantar Inggris, maupun yang menggunakan bahasa Mandarin.

    Penerima beasiswa S1 Taiwan nantinya akan mendapatkan tunjangan hidup dari Pemerintah Taiwan sebesar NT$ 15.000 atau setara $ 500 per bulan. Sedangkan penerima beasiswa S2 dan S3 akan memperoleh tunjangan hidup sebesar NT$ 20.000 atau setara $ 660 per bulan. Selain biaya hidup, beasiswa Pemerintah Taiwan 2016 juga mencakup biaya kuliah dan biaya akademis lainnya. Kementerian Pendidikan Taiwan memberikan NT$ 40.000 per semester untuk biaya kuliah setiap mahasiswa. Namun, jika biaya yang dibutuhkan melebihi dari nominal yang ditetapkan, maka kelebihan biaya akan menjadi tanggungan penerima beasiswa atau universitas tujuan.

    Ada biaya lain yang harus disediakan sendiri oleh penerima beasiswa, di antaranya biaya administrasi universitas, premi asuransi, biaya akomodasi, dan biaya internet. Jumlah yang dikeluarkan ini mungkin jauh lebih kecil dari nominal beasiswa yang diberikan.

    Durasi beasiswa di Taiwan 2016 diberikan maksimum 4 tahun untuk program S1, 2 tahun untuk S2, dan 4 tahun untuk program S3. Sementara, jika mengambil program kombinasi diberikan beasiswa hingga 5 tahun.

    Persyaratan:
    1. Pelamar merupakan warganegara asing berijazah SLTA atau memiliki gelar di jenjang setelah
        SLTA (S1/S2) dengan prestasi akademik memuaskan dan karakter moral yang baik
    2. Tidak memenuhi syarat bagi pelamar berikut:
        ▪ Berkewarganegaraan China atau mahasiswa China yang ada di luar negeri
        ▪ Sudah terdaftar atau berstatus mahasiswa di salah satu universitas/perguruan tinggi Taiwan
        ▪ Sudah pernah studi di Taiwan pada jenjang gelar yang sama di mana saat ini berniat  
          mendaftarkan diri
        ▪ Merupakan mahasiswa pertukaran atau joint degree yang diterima berdasarkan perjanjian
          kerjasama akademik antara universitas/perguruan tinggi lokal dengan universitas/perguruan tinggi       internasional
        ▪ Sudah pernah menerima Taiwan Scholarship selama lebih dari total lima tahun
        ▪ Pernah dicabut dari penerima Taiwan Scholarship atau Huayu Enrichment Scholarship oleh MOE       di masa lalu
        ▪ Merupakan penerima beasiswa lain atau subsidi yang ditawarkan Pemerintah Taiwan atau    
          institusi pendidikan Taiwan. Di luar subsidi yang ditawarkan oleh universitas/perguruan tinggi  
          untuk menutupi biaya kuliah dan biaya lainnya yang melebihi batas beasiswa
    3. Pelamar harus mendaftar secara langsung ke universitas/perguruan tinggi berdasarkan deadline yang ditetapkan masing-masing

    Dokumen aplikasi:
    1. Formulir aplikasi Aplikasi Beasiswa Taiwan 2016 (unduh)
    2. Fotokopi akta lahir, paspor, dan kartu keluarga
    3. Fotokopi ijazah terakhir dan transkrip nilai
    (Setelah pengumuman, penerima beasiswa wajib memberikan dokumen dalam bahasa Mandarin atau Inggris yang telah dilegalisir dalam kurun waktu yang ditentukan. Jika kedua dokumen tersebut dikeluarkan oleh negara lain selain Taiwan atau instansi pendidikan Internasional lainnya, maka kedua dokumen tersebut harus dilegalisir terlebih dahulu oleh Kantor Perwakilan Taiwan setempat sebelum diserahkan). Proses untuk legalisasi (unduh)
    4. Fotokopi Aplikasi Pendaftaraan Universitas (Contoh Fotokopi bukti transfer uang pendaftaran, formulir pendaftaran universitas, fotokopi bukti tanda terima aplikasi pendaftaran, email).
    5. Fotokopi Sertifikat Kemampuan Bahasa:
    › Untuk pendaftar yang TIDAK menggunakan Program bahasa Inggris secara keseluruhan:
    Fotokopi sertifikat “Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL) Minimal dengan level Advanced (Band B). Sertifikat lain selain sertifikat TOCFL tidak memenuhi syarat untuk mengajukan beasiswa ini.
    › Untuk Pendaftar yang menggunakan Program bahasa Inggris secara keseluruhan (unduh): Fotokopi sertifikat TOEFL test atau sertifikat test kemampuan bahasa dari Instansi yang sudah diakui Internasional.
    6. Dua lembar surat rekomendasi yang sudah di tanda tangani dan tertutup rapat dalam amplop. (Contoh dari Kepala Sekolah, Rektor, Dekan, Profesor atau supervisor ). Surat rekomendasi dalam bentuk email atau fotokopi tidak berlaku.


    Pendaftaran:
    Sebelum mengajukan beasiswa, silakan daftarkan diri Anda terlebihi dahulu ke universitas dan program yang diminati di Taiwan berdasarkan program yang sudah ditentukan:
    http://www.studyintaiwan.org/event/sit85/index.html


    Berikutnya lengkapi dokumen aplikasi beasiswa yang diminta di atas, lalu kirim ke:

    Kantor Taipei Economic and Trade Office
    Gedung Artha Graha lt.17, Jl. Jend Sudirman kav 52-53, SCBD, Jakarta 12190



    *Tuliskan pada amplop untuk aplikasi beasiswa yang tertera di atas

    Aplikasi beasiswa tersebut diajukan paling lambat 31 Maret 2016. TETO akan mengumumkan daftar penerima Beasiswa ini di website TETO ( www.roc-taiwan.org/ID ) sebelum 31 Mei 2016. Untuk pertanyaan lebih lanjut bisa disampaikan melalui email: beasiswa@teto.or.id





    -source at: http://www.beasiswapascasarjana.com


    more »

    Jumat, 05 Februari 2016

    PERATURAN KEMENDAGRI TERKAIT PEMAKAIAN SERAGAM BARU PNS


    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah menerbitkan Peraturan Mendagri (Permendagri) nomor 6 Tahun 2016 tentang Perubahan Ketiga Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 60 tahun 2007 tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Kemendagri dan Pemerintah daerah.

    Ketentuan tersebut mulai berlaku pada Senin depan (8/2/2016). Dengan adanya peraturan baru itu, maka penggunaan seragam dinas berubah. Pada hari Senin – Selasa pakaian dinas krem. Rabu kemeja putih dan Kamis – Jumat menggunakan batik.

    Kepala Biro Hukum Kemendagri Widodo Sigit Pudjianto mengatakan, bagi para pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak mematuhi aturan tersebut maka akan dikenakan sanksi. Sanksi tersebut dari mulai teguran hingga disekolahkan kembali.

    “Jadi Permendagri nomor 6 tahun 2016 tentang peraturan seragam itu akan berlaku mulai hari senin depan,” kata Widodo, Kamis (4/2). Widodo menerangkan, kebijakan sanksi untuk menyekolahkan para PNS atau kepala daerah yang tidak nurut, Mendagri mengacu pada Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara untuk menindaknya.


    Diungkapkannya, sebenarnya Permendagri ini sudah berlaku sejak Senin (1/2) kemarin, tapi karena belum diberikan nomor oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akhirnya baru diterapkan senin depan.

    “Untuk nomor Permendagrinya baru di kasih kemarin Senin. Jadi hari Senin depan Permendagri seragam sudah diterapkan,” ujar dia.
    -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Kalo ada ya dipakai, belum ada ya tetap pakai baju yang ada, yang paling penting pelayanan harus tetap jalan.
    more »

    Kamis, 04 Februari 2016

    Beasiswa Guru SMP/SMA/Sederajat 2016




    International Leaders in Education Program (ILEP). Setiap tahun ditawarkan dan memberi kesempatan bagi para guru SMP/SMA/sederajat di Tanah Air untuk mengikuti perkuliahan selama satu semester di universitas AS. Beasiswa ILEP 2016 ini juga mencakup pelatihan intensif mengenai metodologi, rencana pembelajaran, strategi mengajar, penggunaan komputer dan internet, termasuk bagaimana mengolah kata dan menggunakan alat bantu mengajar. Beasiswa guru SMP/SMA/sederajat ini berlangsung sekitar lima bulan yang dimulai Januari 2017. 

    ILEP merupakan beasiswa yang disediakan Biro Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri AS melalui International Research & Exchanges Board (IREX), organisasi non profit yang berbasis di Washington, DC.

    Tidak hanya pelatihan intensif dan perkuliahan selama satu semester pada program akademik di universitas AS. Penerima beasiswa IELP juga akan magang di sekolah menengah di AS dan berinteraksi secara aktif dengan guru dan siswa.

    Beasiswa yang diperoleh di antaranya mencakup pembekalan sebelum keberangkatan yang dilaksanakan di Indonesia, tiket pesawat PP Indonesia-Amerika Serikat, orientasi kedatangan di Washington, DC, biaya program akademik, tempat tinggal, asuransi kesehatan dan kecelakaan, serta uang saku harian untuk makan dan ongkos selama menjalani perkuliahan di universitas.

    Selain itu diberikan pula laptop, buku/tunjangan pengembangan profesional, mengikuti seminar penutupan di Washington, DC, tunjangan bagasi, dan kesempatan mengajukan bantuan hibah kolaboratif dengan kolega yang ada di AS.

    Persyaratan:
    1. Guru SMP/SMA/sederajat yang mengajar bidang bahasa Inggris, ilmu sosial (IPS), pendidikan kewarganegaraan (PKn), matematika, serta sains (IPA).
    2. Memiliki pengalaman mengajar 5 tahun atau lebih
    3. Warganegara Indonesia
    4. Mampu menulis dan berbahasa Inggris dibuktikan dengan skor minimum ITP TOEFL 500, IBT TOEFL 60/61, atau IELTS yang setara



    Pendaftaran:
    Pengajuan beasiswa guru SMP/SMA/sederajat 2016 dari IREX dapat dilakukan dengan dua cara. Pilih salah satu.

    Cara pertama, Kirimkan dokumen aplikasi berikut melalui kantor AMINEF: 1. Formulir aplikasi (unduh)
    2. Satu halaman Statement of Purpose yang ditulis dengan jelas
    3. Curriculum Vitae
    4. Mengisi dua formulir rekomendasi serta formulir dukungan institusi
    5. Copy kartu identitas (KTP atau paspor)
    6. Copy skor TOEFL/IELTS

    Kirimkan dokumen aplikasi lengkap tersebut ke alamat:
    AMINEF OFFICE
    Intiland Tower, 11th Floor
    Jl. Jend. Sudirman 32,
    Jakarta 10220



    Cara kedua, mengajukan aplikasi online:
    Jika memilih mendaftar dengan cara kedua, pelamar mengajukan aplikasi beasiswa ILEP secara online di website IREX: http://oas.irex.org/ilep

    Buatlah akun terlebih dahulu di website tersebut, kemudian isi formulir serta unggah dokumen aplikasi (format Pdf) yang diminta berikut:
    1. Dua surat rekomendasi dan dukungan institusi (formulir bisa diunduh pada aplikasi online)
    2. Identitas diri (KTP atau paspor)
    3. Ijazah dan transkrip
    4. Skor TOEFL/IELTS
    5. Curriculum vitae


    Pengajuan beasiswa tersebut paling lambat 15 April 2016. 



    Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa ILEP 2016 dapat disampaikan melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id atau cek melalui website Aminef (www.aminef.or.id). Selamat mencoba!

    - See more at: http://www.beasiswapascasarjana.com/2016/02/beasiswa-guru-smpsmasederajat.html?utm_source=feedburner&utm_medium=email&utm_campaign=Feed%3A+beasiswapascasarjana%2FbPcI+%28Beasiswa+Pascasarjana%29#sthash.z0OfX9WO.dpuf
    more »

    Senin, 01 Februari 2016

    Tugas Belajar dan Izin Belajar Bagi PNS


    Definisi Tugas dan Izin Belajar serta perbedaanya


    Tugas Belajar diartikan kegiatan mengikuti sekolah formal untuk jenjang lebih tinggi dengan biaya ditanggung oleh negara.biaya untuk tugas belajar dapat bersumber dari APBN, APBD, bantuan badan/lembaga, bantuan pihak asing yang tidak mengikat, dan sumber lain yang sah. peserta tugas belajar tidak diwajibkan melaksanakan tugas-tugas kedinasan.tugas belajar dapat dilaksanakan di luar kota maupun luar negeri karena peserta tidak terikat pada tugas kedinasan.



    Izin Belajar adalah mengikuti sekolah formal untuk jenjang lebih tinggi dengan bbiaya sendiri dan dilakukan di luar jam kantor atau di luar jam kedinasan.keseluruhan biaya pendidikan tak terkecuali menjadi tanggungan pribadi. dan PNS masih berkewajiban melaksanakan seluruh tugas pada jam dinas sehingga peserta izin belajar memiliki “beban ganda.Izin belajar hanya boleh dilaksanakan di dalam kota agar kegiatan belajar dapat sejalan dengan tugas kedinasan.


    Ketentuan  Tugas Belajar
    1. PNS yang telah memiliki masa kerja paling kurang 1 tahun terhitung sejak diangkat sebagai PNS.
    2. Untuk bidang ilmu yang langka serta diperlukan oleh organisasi dapat diberikan sejak diangkat sebagai PNS sesuai kriteria kebutuhan yang ditetapkan oleh masing-masing instansi.
    3. Mendapatkan surat tugas dari pejabat yang berwenang.
    4. Bidang ilmu yang akan ditempuh sesuai dengan pengatahuan atau keahlian yang dipersyaratkan dalam jabatan pada organisasi dan sesuai dengan analisis beban kerja dan perencanaan SDM instansi masing-masing.
    5. Usia maksimal 25 tahun bagi yang mengambil program DI, DII, DIII dan S1/setara.
    6. Usia maksimal 37 tahun bagi yang mengambil program S2 atau setara.
    7. Usia maksimal 47 tahun bagi yang mengambil program S3.
    8. Program studi di dalam negeri harus mendapat persetujuan / terakreditasi B dari lembaga yang berwenang.
    9. Bagi PNS yang menduduki jabatan struktural dibebaskan dari jabatannya.
    10. Bagi yang menduduki jabatan fungsional dibebaskan sementara dari jabatannya.
    11. Setiap unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan dalam satu tahun terakhir paling kurang bernilai baik.
    12. tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
    13. tidak sedang menjalani pemberhentian sementara sebagai PNS
    14. jangka waktu pelaksanaan DI(1 tahun) DII (2 tahun), DIII (3 tahun), S1/DIV (4 tahun), S2 (2 tahun) dan S3 (4 tahun) masa studi tersebut dapat diperpanjang paling lama satu tahun, dan jika masih belum selesai, masa studinya dapat ditambah satu tahun lagi dengan perubahan status menjadi izin belajar
    15. Dalam memberikan tugas belajar, setiap instansi harus memberikan kesempatan yang sama bagi semua PNS sesuai bidang tugasnya.
    16. PNS yang telah selesai melaksanakan tugas belajar wajib bekerja kembali untuk negara pada unit kerja pada instansi tempat pegawai bersangkutan bekerja semua dengan ketentuan 2x masa tugas belajar bagi yang melaksanakan studi di dalam maupun laur negeri.
    Ketentuan  Izin Belajar


    1. PNS yang telah memiliki masa kerja paling kurang 1 tahun terhitung sejak diangkat sebagai PNS.
    2. Mendapatkan izin tertulis dari pejabar yang berwenang.
    3. Tidak meninggalkan tugas jabatannya, dikecualikan sifat pendidikan yang sedang diikuti, PNS dapat meninggalkan jabatan sebagian waktu kerja atas izin pimpinan.
    4. Unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan dalam 1 tahun terakhir paling kurang bernilai baik.
    5. Tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
    6. Tidak pernah melanggar kode etik PNS tingkat sedang atau berat.
    7. Tidak sedang menjalani pemberhentian sementara sebagai PNS
    8. Pendidikan yang akan ditempuh dapat mendukung pelaksanaan tugas jabatan pada unit organisasi.
    9. Biaya pendidikan ditanggung oleh PNS yang bersangkutan..
    10. Program studi di dalam negeri yang akan diikuti telah mendapatkan persetujuan / akreditasi minimal B dari lembaga yang berwenang.
    11. PNS tidak berhak untuk menuntut penyesuaikan ijasah ke dalam pangkat yang lebih tinggi kecuali terdapat formasi.
    Kewajiban PNS Tugas Belajar dan Izin Belajar
    PNS yang melaksanakan tugas belajar dan izin belajar wajib membuat laporan kepada pimpinan instansi pemberi tugas belajar atau izin belajar sebagai berikut:

    • Laporan kemajuan pendidikan yang sedang dijalani, paling kurang 1 kali setiap tahun.
    • Laporan hasil pelaksanaan tugas belajar atau izin belajar, pada akhir melaksanakan penugasan.





    Sumber/Dasar Hukum
    -  Surat edaran menteri PAN dan RB Nomor 04 Tahun 2013 tentang Pemberian Tugas Belajar dan Izin Belajar
    - Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 1961 tentang pemberian tugas belajar.
    more »