Latest Posts

    Sabtu, 27 Juni 2015

    Tantangan terbesar Guru sepanjang masa.


    Ini opini saya #catet

    Saya sebetulnya meyakini bahwa sesungguhnya semua orang itu guru. iya kita, kita adalah guru yang bertebaran dimuka bumi. Mengajarkan, mempengaruhi satu sama lain, kita, iya kita merupakan guru pada jutaan ide yang bertebaran di muka bumi.

    hanya saja kali ini saya lebih memfokuskan kepada guru formal. manusia-manusia yang secara formal kita sebut sebagai guru. orang yang hidup dan digajih karena profesinya sebagai guru.

    sebelum lebih dalam, coba kita ingat-ingat lagi.
    Apa yang kita rasakan dilarang merokok, oleh seorang perokok?
    Bagaimana rasanya dilarang telat, oleh orang yang selalu datang terlambat?
    Bagaimana rasanya dilarang jalan-jalan oleh orang yang tiap hari muter-muter indonesia?

    tidak adik. ngak fair, iya itu kan rasanya! dia aja begitu, masa larang-larang kita.

    inilah yang mau kita bicarakan. sayang merasa (opini) seluruh sistem yang ada, yang dibangun di dunia pendidikan kita tidak akan ada gunanya bila kita (guru) masih bersikap layaknya raja. layaknya seseorang yang tidak pernah salah, like a boss. masih ingat rule boss.
    1. Boss tidak pernah salah.
    2. Jika boss salah, maka kembali ke point 1.

    saya rasa tidak ada seorangpun yang setuju dengan pemimpin macam ini. sayangnya guru(kita) juga pemimpin. dalam cakupan yang sangat kecil, kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri, nah disekolah guru adalah pemimpin bagi siswa-siswinya.

    sekarang bayangkan anda jadi siswa. siswa yang dihukum dijemur di bawah terik matahari, karena merokok. bayangkan disaat yang sama, guru anda menceramahi anda karena merokok, dia melakukan sambil merokok. bayangkan dua hari kemudian! apakah anda akan jera dan tidak akan merokok lagi? saya rasa pasti iya, cuman anda tidak akan merokok cuma didepan guru tersebut. di tempat lain. anda pasti akan tetap merokok.

    saya jadi ingat, sebuah pepatah, sebaik apapun nait kamu, kalau caranya salah, maka hasilnya pasti akan tetap salah. #dijamin

    saya yakin, iya yakin. sejujurnya tidak ada guru yang berniat jahat. (kecuali disinetron yah). semua guru punya niat yang baik, semua guru sayang dengan siswa-siswinya, rasa sayang tadi menuntun guru untuk melakukan tindakan ketika siswanya melenceng dari garis ideal kehidupan. yang paling umum adalah dengan membarikan reward dan punishment.(hadiah dan hukuman) hadiah atas sikapnya yang baik dan hukuman atas tindakannya yang melenceng.

    tapi cara tersebut saya anggap tidak tepat.

    pernahkah anda mendengar ujaran "kamu adalah jendela rumahmu"
    anak yang "nakal" biasanya lahir dari keluarga yang pendidikannya "nakal", sebagian besar orang tua yang merokok, menghasilkan anak yang perokok juga. meskipun orang tuanya sudah melarangnya. Mengapa? karena mereka meniru apa yang kita lakukan.
    mereka tidak perduli rule, apapun yang kita buat, kalau toh ternyata kita juga melanggar aturan itu.
    sehingga yang idela adalah..

    ketika kita memprogramkan salam senyum dan sapa.
    maka kita sebagai guru, juga harus lebih dulu senang menyapa, lebih dulu suka tersenyum dan tidak pernah bosan memberi salam.

    kalau kita ingin sekolah kita bebas rokok, makan jangan sampai satu detikpun ada siswa yang melihat salahsatu gurunya merokok, didalam, maupun diluar sekolah.

    kalau kita ingin siswa kita rajin membaca, maka kita sebagai guru juga harus lebih dulu senang membaca.

    kalau kita ingin siwa kita selalu berkata lembut, maka kita sebagai guru, harus lebih dulu terbiasa berkata lembut.

    dan begitulah seterusnya...

    kita seharusnya menjadi contoh nyata untuk setiap sikap yang kita harapkan ada di anak.

    saya sadar, saya sendiripun jauh dari kata sempurna, mungkin kadang kesempurnaan saya hanya 0.1% namun bukan kesempurnaan yang dicari, karena kalau menunggu sempurna dunia pendidikan kita akan stuck(terhenti) yang diperlukan adalah kesadaran untuk belajar memantaskan diri menjadi contoh nyata yang ada didekat siswa dan siswi kita.

    saya yakin jika guru mampu benar-benar menajasi sosok yang digugu lan ditiru, orang tua juga mampu menjadi contoh...

    tak perlu kurikulum yang aneh-aneh.. 2045 indonesia pasti akan hebat dengan sendirinya.

    #salam 
    more »

    Hidup itu cuma 2, dipengaruhi atau mempengaruhi!



    Ini opini saya. #catet

    Sadar atau tidak, hampir disetiap inci kehidupan kita, dari pagi hingga pagi lagi. kita selalu mempengaruhi orang lain, atau sebaliknya.

    coba ingat lagi, dipagi hari ketika kamu sudah dandan cantik/ganteng, udah siap menatap matahari, tiba-tiba datang teman, sahabat, adik, kakak, atau orang tua kemudian berkomentar atas atribut yang kamu gunakan. Biasanya kemungkinan yang terjadi adalah akan terjadi perubahan terhadap atribut yang kamu gunakan (eq, sisiran rambut, wangi parfum, warna baju, jenis kerudung, dll) atau tidak terjadi apa-apa.

    kejadian pertama dimana kamu pada akhirnya mengubah atribut yang kamu gunakan, disitulah kamu sudah "dipengaruhi" orang lain, sedangkan

    kejadian kedua dimana kamu tidak melakukan ubahan apa-apa terhadap atributmu, itu tanda bahwa kamu tidak berhasil dipengaruhi.

    kejadian seperti ini terjadi terus-menerus sepanjang waktu selama hidup kita masih berlangsung.

    dan objek yang dipengaruhipun selalu berubah-ubah, tapi pada intinya yang dipengaruhi adalah otak kita, persepsi kita.

    masih ingat iklan di televisi yang selalu diputar setiap hari.
    apa yang membuat anda membeli produk yang diiklankan di televisi?
    yups. anda membelinya karena berfikir ...

    sekali lagi anda membelinya karena anda berfikir ...

    kemudian anda membalinya lagi karena anda berfikir ,...

    berfikir bukan? itu tandanya pikiran anda sudah dipengaruhi oleh persepsi-persepsi yang disampaikan melalui iklan. itulah mengapa iklan yang baik adalah iklan yang kreatif, iklan yang mampu mengguncang pikiran kita, iklan yang mampu meyakinkan kita, memberikan harapan dan pada akhirnya iklan itu membuat kita berfikir kalau produk obat penurun panas yang baik itu adalah ...., obat masuk angin ya ....
    mobil yang baik ya mereknya ....
    motor yang tangguh ya mereknya ....
    handphone yang bagus mereknya ....
    jilbab kalau bukan jilbab .... ngak bagus ....


    bukankah begitu.
    sadar tidak sadar begitulah cara kerjanya ...

    Dalam bentuk yang lebih sederhana, ketika kita berbincang-bincang dengan teman, sahabat, saudara, tetangga, rekan kerja, atau seseorang yang bahkan sama sekali belum kita kenal, detik itu juga selama proses interaksi berlangsung, terjadi proses saling mempengaruhi. terkadang kamu terpengaruh, dikesemaptan yang lain kamu mempengarugi. itulah mengapa "orang dulu" pernah berkata, "bertemanlah dengan pandai besi, kalau mau basu gosong, bertemanlah dengan tukang parfum, nisacaya kamu ikut wangi" sorry ya kalo susunan kalimatnya melenceng :D

    mempengaruhi-dipengaruhi merukan proses yang ngak akan pernah hilang kecuali kamu "m*ti". untuk mengurangi dampak negatifnya maka ada baiknya kita memilih kepada siapa kita berinteraksi dengan intensif. tapi hal ini bukan berarti kita pilih-pilih teman. kita hanya mengontrol seberapa intensif pertemannannya.
    more »

    Rabu, 24 Juni 2015

    Dapodik versi 3.04









    Beginilah tampilan aplikadi Dapodik 3.04 yang insyaallah akan di release pertengahan Juli.
    versi 3.04 didesain ulang dengan desain yang sangat modern. kayaknya mengikuti trend aplikasi saat ini yang simple.

    aplikasi dapodikdas dapat di download di laman dapo.dikdas.kemdikbud.go.id

    more »

    Selasa, 23 Juni 2015

    Kenapa Kepuhunan tidak berlaku di bulan ramadhan?


    Kepuhunan ini artinya mendapat celaka atau musibah apabila tidak memakan makanan yang ditawarkan, atau apabila terlupa atau tidak sempat makan sesuatu yang sudah diinginkan atau sudah disiapkan.

    ini istilah ajaib yang cukup jamak ditemukan di beberapa daerah di kalimantan seperti kalimantan tengah.

    Kepuhunan ini sangat sering terucap, dan terkadang menjadi jalan untuk memaksa sesorang untuk mencicipi makanan tertentu. memang kalau di pikir-pikir 1/2 tidak logis yah hehehe

    Tapi begitulah, manusia cendrung menarik kesimpulan yang paling sederhana jika menemui sebuah masalah. yah seperti ketika Budi ditawari kue tar, ketika ingin berangkat ke banjar baru. Budi menolak dengan alasan kenyang, jika ditengah jalan terjadi sesuatu dengan budi, misalnya nambak "sapi" (hehehehe) maka keluarganya tadi pasti menyimpulkan bahwa nambrak sapi tadi terjadi karena Budi menolak memakan kue tar. simple sekali hehehe

    kalau anda jalan-jalan ke daerah kalimantan jangan heran kalau menemukan kata-kata gaib ini hehehe

    secara psikologis sih ada betulnya juga, maksudnya bukan makanan yang menyebabkan celaka, namun pikiran kita yang teranggan-anggan karena makanan tadi yang dapat membuat celaka. yah pada tau kan segala sesuatu yang mengendalikan adalah pikiran, kalo pikiran ngak normal, maka kacaulah semua. Kecelakaan (nabrak sapi) yang dialami budi bisa saja terjadi karena budi sedang kurang konsentrasi akibat dari memikirkan kue tar yang tadi pagi tidak sempat ia cicipi hanya karena merasa kenyang, padahal kue itu baunya sedap, dan sangat menggoda, karena pikirannya ke kue tadi alhasil ketika dia berkendara menjadi tidak konsentrasi dan ujungnya "nabrak sapi" Kasihan...

    cuma satu hal yang menjadi pertanyaan saya, kenapa dibulan ramadhan tidak ada yang menyinggung masalah kepuhunan hehehe (ya iyalah kan puasa) ....
    more »

    Senin, 22 Juni 2015

    Jadwal Implementasi Kurikulum 2013

    Terhitung sejak awal smt 2 tahun pelajaran 2014/2015 kurikulum 2013 ditarik (ditunda pelaksanaannya) karena nyatanya banyak sekali kekurangan dalam persiapan pelaksanaannya sehingga terlihat sangat dipaksakan. nah pemerintahan saat ini melalui kementrian pendidikan dasar menengah menjadwal ulang reimplementasi K13 yang insyaallah dimulai sejak Juli 2015 - Juli 2021.
    rincian tahap implementasi dan sekolah sasaran bisa anda lihat di gambar diatas. maaf gambar kurang jelas, lha gimana memang dari sononya kagak jelas :D

    pertanyaanya adalah nanti di tahun 2021 ketika semua sekolah sudah menerapkan K13, masihkah kurikulum ini relefan?
    mampukah kurikulum ini fleksible dan mampu survive memenuhi kebutuhan pendidikan di segala zaman. hanya Allah yang tau.

    sumber : Group Disdik.
    more »

    Minggu, 21 Juni 2015

    7 aturan hidup


    1. Berdamailah dengan masalalu, jangan biarkan masalalu menghancurkan apa yang anda miliki saat ini. Sadarilah setiap orang memiliki masalalunya masing-masing, setiap orang memiliki sisi gelap, yang tidak akan pernah bisa dipisahkan dari sejarah hidupnya. maka berdamailah.
    2. Apa yang difikirkan oleh orang lain tentang dirimu bukanlah urusanmu. Kita tidak mungkin mengontrol pemikiran setiap orang, kita tak mungkin pula membuat setiap orang suka dengan kita. jadi biarkanlah biarkan mereka berfikir sesukanya tentang kita.
    3. Waktu penyembuh segalanya. Jadi biarkan waktu melenyapkan semua kekhawatiran hidup
    4. Jangan pernah membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain. setiap orang memiliki rute hidupnya masing-masing dengan tantangan yang beragam. dan jangan pula. dan berhentilah menghakimi orang lain.
    5. Jangan terlalu banyak berfikir. Tak masalah tidak mengetahui sesuatu. Akan ada saatnya hal tersebut datang dengan sendirinya bahkan ketika kamu tidak mengharapkannya.
    6. Tidak ada seorangpun yang dapat memperbaharui kebahagian anda kecuali dirimu sendiri.
    7. Tersenyumlah. Kamu bukanlah pemilik semua malasah didunia ini.
    translate seadanya.
    sumber : DP BBM
    more »