Latest Posts

    Sabtu, 27 Desember 2014

    BBM Subsidi Untuk Siapa ?




    Selepas berita kenaikan BBM bersubsidi, berita selanjutnya yang cukup ramai diperdendangkan adalah berita tentang wacana penghapusan BBM jenis Premium (ron 88).
    Berita terkait dapat anda lihat dibawah ini :








    itu beberapa link berita dari media online yang memberitakan tentang wacana penghapusan BBM Ron 88. Benang merah yang dapat saya ambil dari penghapusan ron 88 adalah upaya pemerintah untuk efisiensi anggaran, akan tetapi apakah langkah ini tepat? Karena jika bensin RON 88 dihapus, dan rencana akan diganti Pertamax (ron 92), tidakkah ini akan membuat penggunaan BBM makin membengkak, karena secara otomatis masyarakat yang saat ini terbiasa menggunakan Pertamax tentu pasti akan beralih juga ke pertamax yang bersubsidi. Sehingga nantinya pengguna pertamax bersubsidi adalah : Pengguna Ron 88 + Pengguna Pertamax 92. Apa ngak malah bengkak subsidinya?

    Hal kedua adalah tentang rasa keadilan, kita tau pertamax merupakan BBM berkwalias yang direkomendasikan untuk mesin kompresi tinggi, umumnya kendaraan kelas menengah direkomendasikan minum BBM jenis ini. Nah kalau begini sebetulnya subsidi BBM itu untuk siapa? Rakyat kelas mana? Saya kadang bingung juga dengan kebijakan pemerintah yang terkesan tidak direncanakan dengan serius. Secara kasat mata, sebetulnya yang minum BBM bersubsidi paling banyak adalah kendaran roda 4, nah kenapa ngak dibatasi saja, kendaraan roda 4 plat hitam dilarang minum BBM subsidi kan beres, ane yakin kalo itu diterapkan kuota BBM ngak akan habis. 
    more »

    Jumat, 26 Desember 2014

    Pendidikan Profesi Dalam Jabatan (PPGJ) 2015

    Sebagaimana dilansir situs http://sergur.kemdiknas.go.id/bahwa dalam rangka mempersiapkan penetapan calon peserta sertifikasi guru tahun 2015, diingatkan bagi calon peserta untuk memeriksa kembali kebenaran informasi data NUPTK sesuai dengan yang sebenarnya
    Utamakan periksa dan pastikan kebenaran data berikut
    • Kualifikasi pendidikan S1
    • Program studi pendidikan S1
    • Mata pelajaran yang diampu
    • Jenjang tempat tugas
    • Sekolah induk dibawah naungan Kemendikbud
    Berikut sedikit gambaran mengenai sertifikasi tahun 2015, yang admin qizz234 kutip dari pedoman sertifikasi guru tahun 2015.

    Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Melalui PPGJ Tahun 2015, pada prinsipnya dilaksanakan secara berkeadilan, objektif, transparan, kredibel dan akuntabel. selain itu penetapan tersebut berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan nasional.

    Berikut hal-hal yang terkait dengan Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Melalui PPGJ Tahun 2015

    A. Alur Pelaksanaan Sertifikasi Guru melalui PPGJ
    Berikut beberapa hal yang terkait dengan alur pelaksanaan sertifikasi PPG tahun 2015 antara lain adalah sebagai berikut :

    B. Persyaratan :
    Berikut beberapa hal yang terkait dengan persyaratan dalam PPG tahun 2015 antara lain adalah sebagai berikut :
    1
    Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
    2.
    Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif mengajar di sekolah di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kecuali guru Pendidikan Agama.
    3
    Guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dengan ketentuan:

    a.
    Guru PNS yang sudah dimutasi sebagai tindak lanjut dari SKB 5 menteri dan Permendikbud nomor 62 tahun 2003 serta harus memiliki Surat Keputusan Mutasi dari Bupati/Walikota. 

    b
    Guru bukan PNS yang sudah dimutasi oleh yayasan pada bidang studi sertifikasi yang berbeda karena alasan linearitas,diusulkan oleh kepala sekolah dan disetujui oleh kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota.
    4.
    Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan. 
    5
    Guru bukan PNS: 

    a.
    pada sekolah swasta yang memiliki SK pengangkatan sebagai guru tetap dari penyelenggara pendidikan (GTY),minimal 2 tahun.

    b
    pada sekolah negeri harus memiliki SK pengangkatan dari Bupati/Walikota, masa kerja minimum 2 tahun secara terus menerus yang dibuktikan dengan SK dimaksud. 
    6
    Pada tanggal 1 Januari 2016 belum memasuki usia 60 tahun.
    7
    Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter. 

    C. Penetapan PesertaBerikut beberapa hal yang terkait dengan penetapan peserta dalam PPG tahun 2015 antara lain adalah sebagai berikut :
    1. Semua guru yang memenuhi persyaratan peserta sebagaimana tersebut di atas mempunyai kesempatan yang sama untuk dilakukan seleksi akademik berbasis hasil uji kompetensi (UKA atau UKG).
    2. Guru yang didiskualifikasi pada sertifikasi tahun 2007-2014 karena pemalsuan dokumen, yang bersangkutan kehilangan hak sebagai peserta sertifikasi guru melalui PPGJ sesuai Pasal 63 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.
    3. Guru berkualifikasi akademik S-1/D-IV yang tidak lulus (TL) sertifikasi guru dalam jabatan pada tahun sebelumnya dapat langsung menjadi peserta sertifikasi guru melalui PPGJ tahun 2015.
    4. Penetapan bidang studi sertifikasi harus linear dengan kualifikasi akademik S-1/DIV, kecuali guru yang diangkat sebelum tahun 2006 mengacu pada bidang studi sesuai mapel yang diampu minimal 5 (lima) tahun berturut-turut.
    5. Penetapan peserta dilakukan secara berkeadilan dan transparan melalui online system dengan menggunakan Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru melalui PPGJ (AP2SG-PPGJ). Daftar rangking bakal calon peserta sertifikasi guru melalui PPGJ diumumkan oleh Badan PSDMPK-PMP melalui situs www.sergur.kemdiknas.go.id
    6. Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dapat menghapus calon peserta yang sudah tercantum namanya dalam daftar calon peserta Sertifikasi Guru melalui PPGJ atas persetujuan LPMP dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan yaitu: meninggal dunia, sakit permanen, melakukan pelanggaran disiplin, mutasi ke jabatan selain guru, dimutasikan ke kabupaten/kota lain, mengajar sebagai guru tetap di Kementerian lain, pensiun, mengundurkan diri dari calon peserta, dan sudah memiliki sertifikat pendidik baik di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun di Kementerian lain, kecuali sebagaimana yang dijelaskan pada poin 3 persyaratan peserta di atas.
    7. Calon peserta sertifikasi guru melalui PPGJ tahun 2015 tidak dialihtugaskan pada jabatan lain, baik fungsional maupun struktural.
    8. Penetapan calon peserta untuk jenjang TK, SD, dan SMP oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, sedangkan untuk jenjang SMA/SMK dan SLB oleh Dinas Pendidikan Provinsi.
    D. Penetapan Bidang Studi
    Berikut beberapa hal yang terkait dengan penetapan bidang studi dalam PPG tahun 2015 antara lain adalah sebagai berikut :
    • Bidang studi yang dipilih harus linier/berdasarkan latar belakang pendidikan S-1/D-IV yang dimiliki.
    • Peserta sertifikasi guru diharapkan tidak melakukan kesalahan dalam menuliskan nomor kode bidang studi karena bidang studi ini akan menjadi dasar penilaian oleh LPTK dalam pelaksanaan sertifikasi guru melalui PPGJ.
    • Bidang studi sertifikasi guru melalui PPGJ menjadi acuan dasar dalam beberapa kebijakan, yaitu: penentuan soal uji kompetensi, penentuan pembagian tugas mengajar guru, pemberian tunjangan profesi guru, penilaian kinerja guru, dan pengembangan keprofesian berkelanjutan.
    Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dapat menghapus calon peserta yang sudah tercantum namanya dalam daftar calon peserta Sertifikasi Guru melalui PPGJ atas persetujuan LPMP dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan yaitu:
    1. Meninggal dunia.
    2. Sakit permanen.
    3. Melakukan pelanggaran disiplin.
    4. Mutasi ke jabatan selain guru.
    5. Mutasi ke kabupaten/kota lain.
    6. Mengajar sebagai guru tetap di Kementerian lain.
    7. Pensiun.
    8. Mengundurkan diri dari calon peserta.

    Demkian informasi terbaru mengenai Pedoman dan Penetapan calon peserta sertifikasi guru tahun 2015.


    Sumber Rujukan

    more »

    Kamis, 18 Desember 2014

    (Review) Aplikasi Raport K13 by Kemdikbud



    Aplikasi ini merupakan  aplikasi resmi dari kemdikbud dalam hal ini direktorat pembinaan sekolah dasar. Setelah sempat mengalami error akhirnya aplikasi ini diupdate juga, saat ini aplikasi ini sudah diversi 1.0.2 (versi terbaru).
    Dipostingan kali ini saya akan mereview sedikit cara kerja, termasuk plus minus aplikasi ini bila dibandingkan dengan aplikasi-aplikasi lain, seperti yang kita pahami bersama, aplikasi atau program merupakan produk teknologi, dan seperti pada umumnya produk teknologi yang fungsinya adalah mempermudah pekerjaan, maka apliksi atu produk yang paling mudah digunakan lah yang akan laku atau ramai digunakan.

    Pertama-tama perlu diingat, aplikasi ini terintegrasi dengan dapodikdas, sehingga aplikasi ini hanya bisa di install di komputer yang telah terinstall aplikasi dapodik.

    Sebelum kita ke plus minus, sedikit saya jelaskan bahwa aplikasi rapor ini menngunakan 4 masam penilaian, yakni :
    1.      Buku Harian Guru (untuk menilai KI 1 & KI2),
    2.      Ulangan harian (untuk menilai KI 3 & KI4)
    3.      UTS ( untuk menilai KI3 & KI4)
    4.      UAS (untuk menilai KI3 & KI4)

    Dan perlu diketahui untuk penilaian berdasarkan Buku Harian Guru dan Ulangan Harian hanya boleh dilakukan satu kali untuk setiap tema dan nilai yang telah dientry tidak bisa diubah/edit.
    Sedangkan untuk penilaian UTS dan UAS, bisa dilakukan sampai 5 kali, namun nnilai yang sudah dimasukkan tetap tidak bisa di edit.

    Penilaian pada aplikasi raport ini semuanya (1,2,3 atau 4) berbasiskan indikator, dengan pola penskoran benar/salah atau ya/tidak. Jadi selama mengunakan aplikasi ini anda tidak akan mendapati kolom isian yang mengharuskan anda memasukkan angka.

    Lanjut ke plus minus aplikasi.
    Kelebihannya :

    •  Karena terintegrasi dengan dapodikdas, maka kita tidak perlu repot memasukkan/mengetik    biodata.
    • Full support, ini aplikasi resmi yah, jadi kemungkinan besar aplikasi akan selalu diperbaharui sesuai perkembangan kurikulum dan aturan dari kementrian.
    • Aplikasi berbasis web yang dipastikan lebih aman dari virus.
    • Bisa diakses dari beberapa komputer, dengan syarat PC/Laptop utama terhubung dengan jaringan lokal, maka komputer-komputer lain bisa mengakses aplikasi raport yang ada di PC/Laptop utama tanpa perlu menginstall aplikasi raport dan dapodikdas.
    • KI, SK dan KD sudah terinput dan sesuai dengan isi buku resmi K13.


    Kekurangannya :
    Tak ada gadis yang tak retak, eh gading ya hahahaha. Begitupula aplikasi raport k13 ini, meskipun aplikasi ini resmi dan didevelop oleh tim yang solid namanya ciptaan manusia pasti ada kekurangannya. Adapun kekurangan itu sbb :

    • Indikator Pembelajaran belum dipetakan sampai selesai, didalam aplikasi ini memang sudah ada indikatornya namun tidak semua indikator yang ada di buku guru sudah dimasukkan ke aplikasi, bahkan di penilaian dengan menggunakan Buku Harian Guru, di kelas 4, indikator pembelajaran yang sudah dipetakan hanya pada tema 1, tema lainnya belum dimasukkan.
    • Kesulitan lain adalah indikator  yang ditampilkan di pemetaan indikator adalah seluruh indikator (tidak di sortir per mapel) ini menyulitkan proses pemetaan, terlebih data-basenya indikatornya belum lengkap, sehingga guru dituntut mengetik dan memasukkan sendiri indikatornya sesuai dengan buku atau silabus dan rppnya.
    •  Jumlah evaluasi hanya satu kali & nilai yang sudah diinput tidak bisa diedit. Ini lengkap banget, ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga pula hahaha, gimana tidak, sudah jumlah evaluasi (BHG,Ulangan Harian) nilai yang sudah di input tidak bisa di edit pula. Lengkap kan..
    • Pola penilaian berbasis Indikator. Dengan pola penskoran YA/TIDAK dan penilaian yang berbasiskan indikator, dan dengan kondisi yang telah saya sebutkan pada point 1, maka dengan target pembagian raport hanya 1-2 minggu maka sepertinya guru akan kesulitan menyelesaikan rapor menggunakan aplikasi ini. Belum lagi guru harus menyesuaikan nilai yang didapat sehari-hari yang umumnya masih berbetuk angka skala 100 ke bentuk kecakapan indikator YA/TIDAK.
    •  Tidak ada fitur import dan export nilai
    • Tidak ada fitur analisis hasil belajar

    Kesimpulan.
    aplikasi ini bagus, dan andai kata aplikasi ini sudah hadir sejak awal diberlakukannya k13 maka saya rasa aplikasi ini cukup membantu dalam proses digitalisasi administrasi dan proses penilaian pembelajaran. Kekurangan utama aplikasi ini terletak pada model penilaian berbasis indikator, pola penilaian seperti ini memaksa guru menginpit banyak indikator sesuai dengan proses pembelajarannya, dan pada kasus ini guru dipastikan tidak akan dapat bergerak gesit dalam menghasilkan rapor pembelajaran, andai aplikasi menyediakan penilaian berbasis KD, maka saya rasa aplikasi ini akan sangat membantu. Dan saya benari memberi bintang 4, namun karena nyatanya di versi 1.0.2 aplikasi ini masih miskin fitur dan masih kurang ringkas dalam pengoperasiannya maka saya hanya dapat memberikan bingtang 2 saja.

    Salam satu Rapor, Salam KTSP.

    #RIP K13
    more »

    Jumat, 12 Desember 2014

    (New) Aplikasi Resmi Raport K13 SD versi 1.0.2



    Akhirnya Raport K13 versi 1.0.1 resmi di release. aplikasi ini sudah bisa digunakan dan terintegrasi dengan baik dengan aplikasi dapodikdas versi 3.0.1.

    sepintas lalu berdasarkan apa yang saya lihat ketika mencoba aplikasi ini untuk beberapa menit, kesannya adalah ini aplikasi yang lengkap. tapi dari tata letak menunya sepertinya untuk menggunakan aplikasi ini perlu belajar dan penyesuaian dulu 2-3 jam.
    satu hal lagi, jangan lupa melakukan sinkronisasi dengan dapodik melalui menu tools, agar data siswa langsung masuk ke aplikasi, dan perlu diingat bahwa karena terintegrasi dan tersinkro dengan dapodik, maka status wali kelaspun sesuai dengan apa yang tertera di dapodik, misalnya pak agus merupakan wali kelas kelas 3, maka begitu beliau login ke aplikasi raport, maka datanya pun data kelas 3, dan karena kelas 3 belum menerapkan k13 maka pak agus tidak bisa melakukan entry raport. maka dari itu jika ada perubahan atau pertukaran wali kelas, maka segeralah ubah data di aplikasi dapodikdas.


    untuk mendownload aplikasi raport k13 versi 1.0.1 ini silahkan klik gambar diatas. atau klik link dibawah ini 



    Jika link diatas tidak berhasil, anda bisa mendownload dari link resmi berikut LINK DITPSD

    berikut ini saya tampilkan beberapa screen shoot aplikasi raport k13 untuk sd.





    more »

    Selasa, 09 Desember 2014

    Anak-anak SD Ini Kritik TV Nasional Lewat Lagu Anak #Makjleb




    more »

    Minggu, 07 Desember 2014

    Tips Memilih Notebook Untuk Guru/Pendidik *2014



    Karena rerata pekerjaan guru tidak terlalu membutuhkan spesifikasi Notebook yang tinggi, maka tips kali ini si tulis lebih spesifik, jika ada beberapa merek yang direkomendasikan, ini bukan karena pesanan pihak ketiga namun murni berdasarkan pengalaman pribadi.

    Memilih Notebook gampang-gampang susah, karena dewasa ini jumlah Notebook yang beredar di pasaran sangat beragam, nah biasanya semakin banyak pilihan maka semakin pusing pulalah memutuskan pilihan hehehe.

    Oh iya ini tips memilih Notebook untuk guru yah, jadi mungkin akan kurang sesuai bila di terapkan di profesi lain. Mari kita mulai.
    Pertama tama mari kita tentukan platform Notebook yang ingin dipakai.
    Saat ini notebook umumnya terbagi menjadi dua kelompok jika dilihat berdasarkan jenis prosesor yang digunakan. Yaitu notebook berbasis prosesor AMD dan Notebook berprosesor Intel

    Apa perbedaanya, secara fungsi tidak  ada bedanya, namun dari sisi harga perbedaan kedua produk cukup menjanjikan.
    Secara ringkas, berdasarkan hasil penerawangan, notebook AMD umumnya bersifat lebih bernilai (value) dalam artian laptop AMD biasanya di bandrol lebih murah dari notebook intel meskipun spesifikasinya sama. Kadangkala bisa juga direntang harga yang sama laptop AMD biasanya mampu menghadirkan fitur-fitur yang lebih wah dibandingkan notebook intel.
    Jadi jika budged anda mepet, disarankan lebih memilih notebook berbasis AMD.

    Setelah memilih platform prosesor, sekarang lanjut ke penentuan budged.
    Dalam menentukan budged ada baiknya anda mereview lagi, akan digunakan untuk apa saja notebook ini dan berapa lama rerata masa pakainya dalam satu hari.
    Perlu diketahui umumnya vendor laptop membagi produk-produknya kedalam 4 level.
    1.      Notebook pemula
    2.      Notebook menengah
    3.      Notebook profesional
    4.      Notebook gaming

    Untuk guru saya sarankan Cuma berkutat di point 1 atau 2, kenapa karena menurut saya profesi guru yang biasanya hanya berkutat pada aplikasi office, internet, editing ringan terlalu mubazir jika membeli notebook yang mahal.
    Diantara point 1 dan 2 pilih yang mana?
    Pemakaian 1-2 jam perhari pilih point 1,
    Pemakaian lebih dari 3 jam perhari pilih point 2

    Notebook pemula umumnya ada di harga 4-6 juta.
    Sedangkan laptop menengah  biasanya dikisaran 6-8 juta.
    *catatan meskipun dana anda banyak, tapi jika pemakaian anda terhadap laptop relatif rendah ada baiknya anda memilih point 1.

    Bagaimana sudah menentukan pilihan?
    Kalau sudah kita lanjut ke spesifikasi teknis.



    1.PROSESOR

    A. Laptop Pemula
    Saya ulangi, laptop pemula umumnya ada kisaran harga 4-6 juta rupiah.
    Untuk Platform AMD, pilihlah notebook dengan prosesor AMD A6 atau AMD A8
    *Catatan untul platform AMD ada banyak sekali prosesor yang beredar, tapi untuk mencapai performa yang baik dan menjamin tugas-tugas guru dapat terselesaikan dengan baik pilihlah seri prosesor seperti yang saya sarannkan di atas, insyaallah performanya tidak mengecewakan.

    Sedangkan untuk platform Intel pilihlah notebook dengan prosesor Intel Core i3 3xxxM, Intel Core i3 3xxxU, atau jika dana cukup pilihlah Produk dengan prosesor Intel Core i3 4xxxM atau Intel Core i3 4xxxU

    *catatan angka 3/4 menunjukkan generasi prosesor, semakin tinggi angkanya maka semakin baru jenis prosesornya dan otomatis semakin cepat. Sedangkan kode M/U yang paling belakang M=Mobile dan U=UltraLowVoltage. Prosesor dengan akhiran kode M memiliki performa maksimal namun agak boros batre, sedangkan prosesor dengan akhiran kode U, biasanya sangat irit daya, namun konsekwensinya kecepatannya tidak sebagus prosesor dengan kode akhiran M. paham kan. Untuk kode yang ditengah biasanya hanya menegaskan tingkatan prosesor tersebut, patokannya semakin besar angka maka performanya semakin baik.

    B. Laptop menengah
    Untuk platform AMD laptop menengah pilihlah laptop  dengan prosesor AMD A10.

    Sedangkan untuk platform Intel pilihlah notebook dengan prosesor Intel Core i5 3xxxM, Intel Core i5 3xxxU, atau jika dana cukup pilihlah Produk dengan prosesor Intel Core i5 4xxxM atau Intel Core i5 4xxxU

    *catatan angka 3/4 menunjukkan generasi prosesor, semakin tinggi angkanya maka semakin baru jenis prosesornya dan otomatis semakin cepat. Sedangkan kode M/U yang paling belakang M=Mobile dan U=UltraLowVoltage. Prosesor dengan akhiran kode M memiliki performa maksimal namun agak boros batre, sedangkan prosesor dengan akhiran kode U, biasanya sangat irit daya, namun konsekwensinya kecepatannya tidak sebagus prosesor dengan kode akhiran M. paham kan. Untuk kode yang ditengah biasanya hanya menegaskan tingkatan prosesor tersebut, patokannya semakin besar angka maka performanya semakin baik.


    2 VGA Card.
    Buat yang belum tau, VGA Card adalah sebauh perangkat yang bertanggung jawab mengolah/memproses segala yang berhubungan dengan tampilan di layar komputer. VGA card biasanya bari terasa perbedaanya antara satu laptop dengan yang lain ketika laptop digunakana untuk mengedit video dan bermain game. Selain itu rasanya relatif sama saja. Ada 2 brand VGA berkwalitas di komputer yaitu VGA AMD dengan brand “Radoen” dan VGA Nvidia dengan brand “gforce”
    VGA AMD lambangnya merah, VGA Gforce lambangnya hijau.
    Biasanya laptop yang dilengkapi VGA profesional ditempeli stiker dengan warna diatas.


    Keberadaan VGA dengan kemampuan yang lebih baik di laptop tentu mempengaruhi harga jual laptop tersebut.
    Untuk yang memilih platform AMD biasanya sudah dilengkapi VGA yang cukup baik.yaitu VGA dari brandnya sendiri yaitu Radeon. Dan untuk harga tidak berpengaruh karena semua lini laptop AMD memang pakai VGA Radeon series.

    Berbeda untuk plaform intel.
    Laptop berbasis intel biasanya ada yang hanya memakai VGA Intel saja dengan Brand intel HD graphic namun ada pula yang menggunakan VGA Buatan AMD ada pula yang menggunakan VGA buatan Nvidia.
    Kalau anda ingin hemat pilihlah laptop intel yang menggunakan VGA standart (VGA Intel HD), namun jika anda punya dana lebih anda bisa mempertimbangkan memilih produk yang disertai dengan VGA AMD atau NVIDIA.

    3. Harddisk.
    Hardisk sangat penting, karena salain sebagai tempat menyimpan data, harddisk juga memiliki peranann sangat vital dalam menentukan performa sebuah laptop secara keseluruhan.\
    Perlu diketahui secara teknologi semua komponen dikomputer sudah mencapai lompatan yang luarbiasa. Cuma satu komponen yang relatif lambat berkembang atau kasarnya sudah hampir mentok yaitu hardisk.  Di banyak komputer saat ini biangkerok lambatnya kinerja komputer adalah hardisk.

    Saat ini umumnya setiap laptop dibekali harddisk dengan kapasitas 250-500Gb.
    Untuk memilih laptop mana dengan harddisk yang baik tidak dapat dilihat dari kapasitasnya namun hanya bisa dilihat dari kecapatan berputarnya harddisk yang biasanya dilambangkan dengan satuan *rpm. Umumnya laptop seri pemula dan menengah dibekali dengan harddik dengan kecepatan 5400rpm. Jika anda beruntung kadangkala ada satu dua seri yang menawarkan laptop dengan harddisk 7200rpm. Jika ada laptop seperti itu sikat saja, karena performanya cukup jauh diatas harddisk 5400rpm. Opsi lain agar performa harddisk bagus beberapa vendor meracik laptop dengan harddisk hybrid yaitu menggabungkan harddisk type magnetic (harddisk klasik) dengan SSD (solid state drive) ini menjadikan laptop jauh lebih gesit namun tetap hemat daya. Sayangnya laptop dengan spefisikasi harddisk seperti diatas umumnya masih mahal, karena harga komponen SSD juga mahal.

    5.    Sabar
    Ini tips terakhir anda harus sabar hunting dari satu toko ke toko lain untuk mendapatkan laptop idaman dengan harga dan performa yang terbaik.

    Tiga aspek diatas yang menurut saya sangat penting dalam memilih sebuah laptop. Adapaun hal-hal lain sepeti ukuran layar, jenis layar, bentuk keybord, warna, dll relatif tidak berpengaruh signifikan terhadap performa laptop ketika diaajak bekerja, hal-hal sperti yang saya sebutkan diatas  bisa anda pertimbangkan sesuai dengan selera masing-masing.


    Salam satu data
    more »
    © 2014 YovieItem.Net. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9